Strategi Baru, Toyota “Aman” Di Dua Bulan Pertama 2017

Jakarta, KompasOtomotif – Melongok data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Februari 2017, pasokan Toyota sepanjang dua bulan pertama tumbuh 39,83 persen, menjadi 70.345 unit, sedangkan merek lain cenderung lagi turun.

Sebut saja Honda pada Januari dan Februari 2017, yang masing-masing minus 12,93 persen dan 11,98 persen dibanding bulan yang sama tahun lalu, atau jika diakumulasi penurunan 12,46 persen, hanya mencapai 33.180 unit. Lalu Mitsubishi, yang ikut merosot di angka 7,07 persen selama Januari-Februari 2017.

Padahal jika melihat tahun sebelumnya Januari-Februari 2016, perolehan Toyota turun jika dibanding 2015 sampai 6,68 persen. Selamatnya Toyota dua bulan awal 2017, diklaim karena strategi yang baru diterapkan di akhir tahun lalu.

“Saya buka saja, sebenarnya karena di tahun lalu, kalau diperhatikan, kami jor-joran jualan di November, sementara masuk Desember kami sudah menurunkan program, jadi program diskonnya sudah tidak besar, jadi model kami sudah mulai habis,” ujar Fransiscus Soerjopranoto, Executive GM Marketing Toyota Astra Motor (TAM), Rabu (29/3/2017).

Toyota bisa dibilang curi start, karena biasanya merek-merek mulai menggenjot penjualan di bulan ke-12. Ketika dimulai November, Toyota jadi punya waktu dua bulan untuk menghabiskan stok yang ada di diler, dan bisa mulai baru lagi di Januari.

“Kami fight lagi pada Januari, kalau mereka (merek lain) masih berjuang mengahabiskan itu, kami sudah maju duluan di November dan orang-orang tidak ada yang tahu,” kata Soerjo.

Revisi Target

Meski begitu, Soerjo mengatakan pihaknya masih menunggu hasil akhir Maret 2017, apakah akan mengoreksi target. Tentunya ketika pencapaian selama kuartal pertama (Januari-Maret 2017) tidak sesuai dengan harapan.

“Pasti itu, pasti (koreksi), tapi setelah melihat tiga bulan ini, apakan mencapai target atau tidak. Kalau tidak kita akan koreksi, total marketnya pun direvisi. Saat ini yang kami hitung di angka 1.090.000 unit, dengan target pangsa pasar 35 persen, dengan jualan sekitar 400.000 unit. Namun, nampaknya tidak mungkin, karena jualan dengan jumlah sama seperti tahun lalu saja sudah bagus kan,” ucap Soerjo.

Ghulam/KompasOtomotif Penjualan dua bulan 2017, lima besar merek mobil Tanah Air (olahan data wholesales Gaikindo).

Sumber:

http://otomotif.kompas.com/read/2017/03/30/072200715/strategi.baru.toyota.aman.di.dua.bulan.pertama.2017

Be the first to leave a comment. Don’t be shy.

Join the Discussion

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>