Review: Asus ZenFone 3, Kelas Baru, Desain Baru

KOMPAS.com – Seri ponsel Android ZenFone selama ini identik sengan smartphone murah meriah dengan banderol terjangkau. Kualitasnya pun sebanding dengan harga yang dibayarkan.

Citra itu seolah ingin didobrak oleh Asus melalui peluncuran generasi terbaru ZenFone 3 yang resmi memasuki pasaran Indonesia pada September lalu.

ZenFone 3 terdiri dari 5 varian. Banderol model termewah bisa dibilang tak lagi murah meriah di angka belasan juta rupiah. Tapi Asus tetap menawarkan sejumlah model yang lebih ramah kantong.

Salah satunya adalah  ZenFone 3 seri ZE520KL yang duduk di papan tengah. Meski datang dengan banderol di kisaran Rp 4 juta, produk ini sudah mengusung konstruksi berkualitas tinggi berikut deretan fitur yang cukup lengkap.

Seperti apa tampilan dan kemampuan ZenFone 3 ZE520KL, sang smartphone berslogan “Built for Photography?” Ikuti ulasan KompasTekno berikut.

Desain

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Bagian depan ZenFone 3 ZE520KL.

Asus menerapkan perubahan desain besar pada ZenFone 3 ZE520KL. Hilang sudah cover baterai di bagian belakang yang berbahan plastik dengan tekstur mirip logam, berganti lapisan kaca Gorilla Glass 3 dan desain unibody.

Kaca anti-gores yang juga melapisi sisi muka itu memiliki pinggiran membulat “2.5D” yang bertemu frame berbahan logam. Di balik kaca di bagian belakang terdapat tekstur radial biru gelap dengan kilauan yang berpusat pada pemindai sidik jari sehingga tampak menarik.

Logo Asus ikut dipindah dari depan ke sisi punggung, bersama dengan modul kamera 16 megapiksel, dual-LED flash, dan sensor laser autofocus.

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Bagian belakang ZenFone 3 ZE520KL.

Sisi depan ZenFone 3 ZE520KL didominasi oleh layar 5,2 inci yang memiliki resolusi full-HD (1.920 x 1.080 piksel). Tampilan layar dengan panel Super IPS+ LCD ini terlihat cemerlang dengan warna-warna yang cerah, juga tajam dan jelas terlihat meski di bawah matahari siang.

Di bawah layar terdapat deretan tombol capacitive softbutton untuk menjalankan fungsi navigasi “home”, “back”, dan “recent apps”. Ketiga tombol dibubuhi label permanen berwarna putih. Sayang, tak ada lampu penerang sehingga mereka agak sulit terlihat saat dalam kondisi gelap.

Kamera depan dengan resolusi 8 megapiksel bertengger di bagian atas, persis bersebelahan dengan grill speaker telepon. Seperti biasa, dua tombol daya dan pengatur volume ditempatkan di sisi kanan dalam posisi sejajar.

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Sisi samping ZenFone 3 ZE520KL terbuat dari bahan logam yang berbentuk membulat. Dua tombol daya dan pengatur volume juga terbuat dari logam dengan tekstur radial.

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Tray kartu SIM ZenFone 3 ZE520KL. Slot SIM card kedua berbagi tempat dengan slot micro-SD card.

Karena tak lagi menggunakan cover belakang yang bisa dilepas, ZenFone 3 ZE520KL pun menempatkan kartu SIM di laci mungil yang mesti dikeluarkan dengan alat khusus, layaknya ponsel unibody lain.

ZenFone 3 ZE520KL memiliki kapabilitas jaringan 4G LTE dan mendukung penggunaan dua SIM card sekaligus. Namun, seperti juga banyak ponsel lain, slot SIM card kedua menggunakan tempat yang sama dengan micro-SD card.

Pengguna pun harus memilih antara menggunakan dua SIM card atau micro-SD card, tak bisa keduanya sekaligus. Namun, hal ini mungkin bukan masalah untuk kebanyakan pengguna.

Pembaruan lain yang diterapkan Asus adalah jenis konektor untuk charging dan transfer data yang kini menggunakan USB Type-C.

Sumber:

http://tekno.kompas.com/read/2016/10/31/19420057/review.asus.zenfone.3.kelas.baru.desain.baru

Be the first to leave a comment. Don’t be shy.

Join the Discussion

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>