Rangkuman Berita: Kematian Castro Hingga Vaksin HPV Untuk Anak SD

JAKARTA, KOMPAS.com – Mantan Presiden Kuba Fidel Castro meninggal dunia di usia 90 tahun menjadi topik utama pemberitaan di dunia, Sabtu (27/11/2016) kemarin.

Sementara di dalam negeri, upaya polisi memberantas penyebaran informasi menyesatkan melalui media sosial dilakukan dengan menangkan penyebar isu rush money.

Pemberian vaksin HPV secara gratis kepada anak-anak perempuan SD untuk mencegah kanker leher rahim juga perlu dijelaskan lebih rinci karena sempat dipertanyakan dalam berbagai pesan di media sosial dan pesan singkat.

Jangan lewatkan juga informasi penghargaan buat pembuat video PPAP (pen pinneaple apple pen) yang sempat menghebohkan internet. Juga perjuangan atlet bulutangkis Indonesia yang berhasil menempatkan all Indonesia final di Hong Kong Open Super Series.

Berikut rangkuman berita yang pelu Anda tahu:

1. Satu Emas di Hong Kong Open

Indonesia dipastikan akan membawa satu gelar dari Hong Kong Open Super Series 2016. Ini terjadi usai Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil mengamankan kemenangannya di babak semifinal. Mereka lolos ke final setelah mengalahkan pasangan Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet.

Sebelumnya Praveen Jordan/Debby Susanto sudah aman ke partai puncak dengan mengalahkan pasangan Korea, Choi Solgyu/Chae Yoo Jung. Final akan disiarkan langsung di KompasTV pada Minggu (27/11/2016) mulai pukul 12.00 WIB.

Selengkapnya di http://kom.ps/AFvns3 

2. Selamat Jalan Fidel Castro

Fidel Castro, mantan presiden dan pemimpin revolusi komunis Kuba, telah meninggal pada usia 90 tahun. Fidel Alejandro Castro Ruz telah memerintah Kuba sebagai negara satu partai selama hampir setengah abad sebelum akhirnya menyerahkan kekuasaan kepada adiknya, Raul Castro, pada 2008.

Sepanjang hidupnya, tokoh revolusi dan idola dunia komunis Fidel Castro mampu bertahan dalam sejarah dunia dan mengubah Kuba yang kecil menjadi duri menyakitkan bagi Amerika Serikat.

Salah satu lembaran sejarah paling memalukan bagi Amerika Serikat mungkin adalah kegagalan invasi di Teluk Babi, Kuba pada 1961. Rencana untuk menggulingkan Fidel Castro ini malah menjadikan pemimpin Kuba itu seperti Daud yang tengah melawan raksasa Goliath.

Invasi Teluk Babi terjadi pada 17 April 1961 dilakukan kelompok paramiliter Brigade 2506 yang dilatih dan didanai dinas intelijen AS (CIA).

Lebih dikenal dengan nama “Fidel” atau “El Comandante” di kalangan warga Kuba, Castro memutuskan hubungan diplomatik dengan AS pada 1961 dan tetap bertahan dengan sistem komunis hingga kini. Hubungan Kuba dan AS membaik ditandai kunjungan Presiden Barack Obama ke Kuba.

Selengkapnya di http://kom.ps/AFvnqi 

Baca juga:

Inilah 8 Pernyataan Terkenal dari Seorang Fidel Castro 

Gagalnya Invasi Teluk Babi, Tamparan Castro Bagi Amerika Serikat 

Fidel Castro, Penggemar Baseball yang Jadi Duri dalam Daging bagi AS

3. Video PPAP Dapat Penghargaan

Pembuat video PPAP (Pen-Pineapple-Apple-Pen), Kazuhito Kosaka atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Daimaou Kosaka alias Pikotaro mendapat penghargaan WebTVAsia Awards 2016 sebagai peraih Freaking Awesome Video of The Year.

Ia sukses meraih penghargaan Most Popular Video Jepang versi WebTVAsia Awards 2016 yang malam penganugerahannya dihelat di Korea International Exhibition Centre (Kintex), Seoul, Korea Selatan, Sabtu (26/11/2016) malam

Selengkapnya di http://kom.ps/AFvnsb 

4. Vaksin HPV untuk Anak SD

Infeksi Human Papilloma Virus (HPV) diketahui menjadi penyebab kanker serviks yang merupakan jenis kanker yang banyak menimbulkan kematian pada wanita. Infeksi yang mudah menular melalui hubungan seksual ini dapat dicegah dengan pemberian vaksinasi.

Saat ini tersedia tiga jenis vaksin untuk mencegah infeksi HPV, yaitu Gardasil, Gardasil 9 dan Cervarix. Ketiga vaksin ini mencegah penularan HPV tipe 16 dan 18, dua jenis virus yang menyebabkan 70 persen kasus kanker serviks (mulut rahim). Selain itu, Gardasil 9 juga mencegah beberapa tipe virus HPV lainnya, yaitu tipe 31,33,45,52, dan 58.

Penelitian menyimpulkan, vaksin HPV sangat efektif mencegah infeksi HPV jika diberikan sebelum seseorang terpapar virus, ini berarti sebelum aktif secara seksual. Karena itu vaksinasi idealnya dilakukan pada anak usia 9-26 tahun.

Selengkapnya di http://kom.ps/AFvnoe 

5. Penyebar Hoax Ditangkap Polisi

Subdit Cyber Crime Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Mabes Polri menangkap seorang pelaku penyebar isu rush money atau penarikan uang secara besar-besaran.

Pelaku bernama Abdul Rozak alias Abu Uwais, warga Kelurahan Penjagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Pelaku sehari-hari bekerja sebagai Guru SMK di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara.

Unggahan tersebut dibuat pelaku pada 21 November 2016 pukul 21.38 WI dan penangkapan pada Kamis, 24 November 2016. Alasan pelaku mengunggah postingan tersebut hanya karena ikut-ikutan isu yang sedang ramai beberapa waktu belakangan.

Abu Uwais telah ditetapkan sebagai tersangka, namun tidak dilakukan penahan. Pertimbangannya, karena tersangka merupakan guru dan memiliki anak balita yang berkebutuhan khusus.

Selengkapnya di http://kom.ps/AFvnpd 

Sumber:

http://nasional.kompas.com/read/2016/11/27/09342171/rangkuman.berita.kematian.castro.hingga.vaksin.hpv.untuk.anak.sd

Be the first to leave a comment. Don’t be shy.

Join the Discussion

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>