Menjelajahi Senja Dan Romantisme Kota Perth…

KOMPAS.com – Duduk santai menikmati langit sore berteman merdunya debur ombak pantai, sering menjadi pilihan aktivitas bulan madu bagi pasangan pengantin baru. Namun, pernahkah terpikir menikmati romantisme senja seperti ini ke ketinggian 82,5 meter?

Cobalah terbang ke Perth, Australia. Di sana, ruang observasi menara Swan Bell menyimpan rahasia kecantikan matahari terbenam yang tersaji secara 360 derajat.

Kelip pantulan sinar surya dari aliran Sungai Swan serta warna-warni lampu pencakar langit kota menghiasi pemandangan sekitarnya.

Suasana manis ruang observasi juga tercipta karena keberadaan 26 lonceng carillon yang pintar “bernyanyi”. Nada-nada klasik hingga himne kebangsaan akan menemani pengunjung menikmati panorama Ibu Kota Australia Barat ini.

Sembari menunggu senja, pasangan juga dipersilakan memainkan 18 lonceng abad ke-14 yang tersimpan di sana. Setiap satu genta menempati posisi nada tersendiri dan rangkaiannya dapat mengalunkan sebuah lagu.

Namun, pastikan pengunjung kuat dan bertenaga lebih karena lonceng-lonceng tersebut punya bobot super. Genta paling ringan memiliki bobot 241 kilogram, sementara yang paling berat 1.480 kilogram.

Menara berbentuk angsa ini memang terkenal sebagai tempat memadu kasih. Bahkan, masyarakat setempat tak jarang memilih Swan Bell Tower sebagai lokasi peresmian cinta mereka.

(Baca juga: Bosan Kencan Monoton? Cek Dulu Destinasi Ini!)

Selain itu, Swan Bell Tower bisa dibilang mudah dicapai karena berada di tengah kota, tepatnya di Barrack Square. Menara dikelilingi oleh taman serta plaza yang menyediakan kafe dan pusat perbelanjaan.

Eksplorasi romantis

Karena lokasi yang strategis, mengunjungi Swan Bell Tower sebenarnya sangat menguntungkan bagi pasangan honeymoon. Wisatawan dimudahkan untuk menjelajahi sisi romantis Perth dari tempat itu.

Bentang panjang di pelipir Sungai Swan siap menjadi jalur kenangan indah sepasang kekasih. Pepohonan, dermaga, dan kafe-kafe tepi sungai masih banyak lagi bergantian menjadi santapan mata wisatawan.

Thinkstock Ajak pasangan untuk berjalan kaki romantis di City Public Art Walk.

Para pasangan pun bisa langsung mengarungi Sungai Swan melalui dermaga terdekat dari Swan Bell Tower. Kapal feri akan mengantar wisatawan sampai di kota Fremantle, kota tua nelayan setempat, yang berjarak tempuh sekitar 30 menit.

Jika ingin kencan lebih “nyeni”, wisatawan dapat memutar langkah ke Perth Cultural Center tak jauh dari sana.

Pusat kebudayaan ini menawarkan pengetahuan melalui deretan museum dan gedung pertunjukan, seperti Western Australian Museum, Art Gallery of Western Australia, serta Blue Room Theatre.

Ajak pasangan untuk berjalan kaki romantis di City Public Art Walk. Deretan instalasi seni unik, misalnya patung ratu laut dan angsa dari perunggu, dapat menjadi latar belakang foto-foto liburan.

Selanjutnya, jatuhkan pilihan pada Perth Institute of Contemporary Art (PICA) untuk mengistirahatkan kaki Anda. PICA menyediakan beragam pertunjukkan tari, teater, serta projek antar-disiplin ilmu seni berbeda.

(Baca juga: Glebe, Tempat Pacaran Asyik di Kota Kutu Buku)

Pada November ini misalnya, galeri akan menyelenggarakan pertunjukan seni berjudul “Project Xan”. Penampilan itu berkisah tentang kejadian pada suatu malam yang mengubah hidup seorang gadis kecil.

Sentuhan alam

Berikan sentuhan alam pada petualangan romantis wisatawan di Perth dengan menghampiri Kings Park Botanic Garden. Pengunjung dapat menaiki bus CAT gratis atau berjalan kaki sekitar 25 menit dari pusat kota.

Taman ini menjadi rumah bagi beragam tumbuhan khas wilayah Australia Barat. Setiap jalur pejalan ditumbuhi lebih dari 3.000 varietas bunga dan dirindangi pohon-pohon boab berumur ratusan tahun.

Thinkstock Pihak pengelola mengizinkan pengunjung melepas lelah di padang rumput area Kings Park.

Pihak pengelola mengizinkan pengunjung melepas lelah di padang rumput area Kings Park. Pasangan dapat piknik atau sekadar berbincang santai sambil menghirup udara segar taman.

Kings Park pun merupakan “rumah” bagi sejarah lampau Australia Barat. Penamaan tanaman, hewan, dan lokasi di wilayah taman masih memakai bahasa Aborigin.

Ditambah lagi, di sini ada Aboriginal Art Gallery menyuguhkan karya-karya tangan seniman Aborigin. Gunung Eliza, yang mengatapi taman ini, juga merupakan daerah penting bagi keturunan Aborigin di sekitar Perth.

Kings Park menyelenggarakan pula beragam atraksi hiburan, di antaranya area bermain Lotterywest Family Area, Synergy Parkland, dan Saw Avenue Picnic Area. Di sana, keluarga dan anak-anak dapat bermain di tengah jejak kaki besar dinosaurus atau menjelajahi dunia serangga.

Sebenarnya, wahana dan koleksi taman seluas 17 hektare ini tak akan dapat dikuliti hanya dalam waktu sehari. Dengan menginap di sekitar Kings Park, pengunjung pun dapat bonus menikmati kesejukan alami di tengah kota Perth.

Wisatawan dapat mencari penginapan di sekitar Kings Park Botanic Garden secara online, salah satunya melalui situs Wego. Di sini, Anda bisa pula menggali informasi lebih jauh mengenai tiket pesawat serta beragam tujuan menarik di Perth atau berbagai kota lain di Australia.

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2016/10/17/110652327/menjelajahi.senja.dan.romantisme.kota.perth.

Be the first to leave a comment. Don’t be shy.

Join the Discussion

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>