Honda BeAT Ekstrem Bergaya ”Drag Bike” Eropa

Jakarta, KompasOtomotif – Siapa sangka, Honda BeAT yang terlahir sebagai sepeda motor harian bisa berubah sangat ekstrem dengan gaya extraordinary. Garapan Agung Pangestu dari Cipenk Custom Probolinggo adalah contoh nyata, bahwa ”tampang sopan” motor terlaris di Indonesia itu bisa juga dibuat galak.

Konsep European Drag Style yang diterapkan pada Honda BeAT mampu memikat juri Honda Modif Contest 2016. Motor ini pun dinobatkan sebagai jawara kelas Matic Racing Style dalam Grand Final HMC yang berlangsung di Jakarta, belum lama ini.

Apa yang istimewa? Semua berawal dari hal yang di luar kebiasaan. Saat banyak para modifikator mengangkat tema drag bike Thailand look, Agung justru mencari ide lain dari luar Asia. Drag bike gaya Eropa dirasa cocok untuk diterapkan pada Honda BeAT, meski prosesnya terbilang sulit.

Rangka Panjang
Demi penampilan ekstrem itu, rangka harus dibuat panjang. Alhasil, rangka standar bagian tengah dipotong kemudian dibuat tambahan rangka tengah dengan pipa ¾ dim, diposisikan turun sekitar 10 cm. Motor pun terlihat ambles.

AHM Honda BeAT standar dibuat lebih panjang untuk berkesan sebagai motor balap drag.

Posisi mesin pun menyesuaikan, mundur sekitar 10 cm. Lalu, demi menopang ban belakang, lengan ayun Honda Vario 125 pun dipasang, tapi dengan posisi terbalik. Pengerjaan ini butuh waktu paling lama, lebih dari dua bulan sebelum beranjak ke sektor lain.

Beberapa bagian bodi BeAT yang ramping bertahan, mulai dari bagian depan hingga penutup bodi samping. Namun Agung menambahkan semacam sayap kecil di belakang untuk memburu kesan sebagai motor balap ”trek lempeng”.

Urusan warna, Agung mencuri inspirasi dari kelir oranye Repsol khas Honda sebagai warna utama. Lalu, dipadu-padankan dengan berbagai warna lain dengan teknik airbrush.

Ban Lebar
Ada beberapa hal yang kontradiksi dengan paket motor drag pada umumnya. Jika biasanya ban diganti lebih ceking, Agung justru menerapkan ban lebar. Ban belakang tersusun dari pelek Honda Jazz dengan lebar 5 inci diameter 16 inci, lalu dibalut ban Swallow 160/60.

Sedangkan di bagian depan, pelek diganti juga dengan ukuran lebih lebar, yakni 3,5 inci ukuran diameter 14 inci. Lalu, dibalut dengan ban Comet 120/60.

Agung memasang knalpot Akrapovich yang biasanya menjulur di bagian kanan, kini dipindah takdirnya ke bagian kiri. Pernik lain, jok dibuat kustom dengan desain tipis dan warna senada bodi. Sokbreker kustom di bagian depan, lalu disokong YSS untuk belakang.

Bagaimana, sudahkah seperti motor balap trek lurus?

Sumber:

http://otomotif.kompas.com/read/2016/10/18/162200415/honda.beat.ekstrem.bergaya.drag.bike.eropa

Be the first to leave a comment. Don’t be shy.

Join the Discussion

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>