Digigit Kutu Busuk Saat “Traveling”, Apa Yang Harus Dilakukan?

JAKARTA, KOMPAS.com – Masih ingat betul, ketika berlibur ke daerah pedalaman Sumatera dan berada di bus antar-provinsi, kaki saya mengalami rasa gatal yang parah.

Semalam suntuk saya menggaruk kaki saya. Aneh, padahal saya mengenakan celana panjang, tak mungkin digigit nyamuk.

Saat sampai di tujuan, ada sekitar sepuluh bekas gigitan di bagian kedua betis. Kulit bengkak, gatal, dan tampak bekas gigitan dengan lubang yang lebih besar dari gigitan nyamuk.

Rasa gatal tersebut bertahan hingga dua minggu, hingga akhirnya saya ke dokter dan diberi penanganan untuk gigitan kutu busuk. 

Sejak saat itu saya menjadi lebih hati-hati saat traveling. Kutu busuk, memang dapat berada di berbagai tempat.

(BACA: Mau Tahu Cara Mendeteksi Kutu Busuk Saat Traveling? Ini Tipsnya)

Celakanya, tak hanya di kasur, kutu busuk juga dapat berada di sarana transportasi dan fasilitas umum seperti kursi bus, kursi pesawat, kursi bioskop, tirai, dan masih banyak lainnya.

“Kutu busuk selalu berpindah tempat. Cara mereka berpindah adalah lewat manusia dan barang bawaan mereka. Misal koper atau pakaian. Cara terbaik adalah melakukan pemeriksaan ketika di hotel dan setelah Anda sampai rumah,” kata ahli serangga Paul Curtis.

huffingtonpost.com Kutu busuk.

Apabila digigit kutu busuk, yang terkenal gemar menghisap darah manusia dan hewan, Curtis mengatakan akan timbul rasa gatal yang sangat parah, bengkak pada kulit, dan meninggalkan bekas.

Pada beberapa orang akan timbul efek lebih parah karena faktor alergi. Oleh karena itu ada baiknya segera pergi ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah cuci segera barang bawaan Anda saat traveling dengan sabun dan air panas.

Apabila masih ada tanda kutu kasur, segera telepon pembasmi serangga. Sebab kutu kasur dapat bertahan hingga sepuluh bulan dan memiliki fase bertelur yang cepat.

Cara mencegah terbawa kutu kasur saat traveling di masa mendatang adalah dengan menggunakan koper berbahan keras dan melakukan pemeriksaan saat pertama kali check in di lokasi penginapan Anda.

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2017/03/29/092400427/digigit.kutu.busuk.saat.traveling.apa.yang.harus.dilakukan.

Be the first to leave a comment. Don’t be shy.

Join the Discussion

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>