Cacing Laut Rica-rica, Sedap!

WAISAI, KOMPAS.com – Cacing laut bukan makanan umum bagi kebanyakan orang. Namun di Papua Barat, khususnya di daerah Kepulauan Ayau, Raja Ampat, cacing laut begitu digemari masyarakat sebagai lauk pedamping makanan pokok.

Kepulauan Ayau sendiri merupakan distrik di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Untuk menuju Kepulauan Ayau rute panjang harus ditempuh, yakni sekitar 12 jam dari Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat via perjalanan laut.

Perjalanan yang panjang bukan? Konon keindahan Kepulauan Ayau ini begitu luar biasa. Sayang KompasTravel belum dapat mengunjungi Kepulauan Ayau yang berbatasan dengan Negara Palau.

(BACA: Pertama Kali ke Raja Ampat? Ini yang Harus Anda Tahu)

Untungnya, Beastri Magaprau membuka booth makanan khas Kepulauan Ayau di Festival Lovely Raja Ampat, Selasa (18/10/2016). “Kalau orang sini menyebut ini insonem. Disebut juga cacing laut,” kata Beastri.

Ia menyebutkan jika masyarakat Kepulauan Ayau biasa memanen cacing laut di pantai pada bulan Juni sampai Agustus. “Caranya pasir ditusuk pakai kayu, biar dari pasir itu kasih keluar insonem,” kata Beastri.

Untuk membuat cacing laut lebih awet alias tahan lama untuk disimpan, masyarakat Ayau kemudian mengasap cacing laut. “Kalau mau masak, nanti insomen asap ini disiram air panas, baru digoreng bisa juga ditumis,” kata Beastri.

(BACA: Berbentuk Penis, Ini Mitos di Balik Tugu Kemaluan Raja Ampat)

Selain menjual cacing laut asap, Beastri juga menjual cacing laut yang telah ia masak dengan bumbu rica-rica. Saya penasaran mencoba makanan khas masyarakat Kepulauan Ayau ini.

Bentuk cacing laut ini panjang dan bulat agak pipih karena proses pengasapan. Beastri telah memotong cacing laut ke ukuran lebih pendek agar lebih mudah dimakan.

Saat dimakan tekstur alot begitu terasa, dibagian tengah cacing laut ada bagian isi cacing laut yang berserat. Rasa gurih dan pedas timbul dari bumbu rica-rica.

Beberapa orang yang mencoba cacing laut buatan Beastri ini mengaku walau alot, rasa cacing laut ini nikmat dan membuat ingin terus menyantap.

Selain kaya akan protein, Beastri menyebutkan cacing laut dipercaya baik bagi penderita darah tinggi. “Mama juga pernah bawa cacing laut ini sampai Jayapura dan Jakarta,” kata Beastri. Harga satu porsi cacing laut masak rica-rica dihargai Beastri Rp 25.000.

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2016/10/29/112400427/cacing.laut.rica-rica.sedap.

Be the first to leave a comment. Don’t be shy.

Join the Discussion

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>