Ayam Burgo, Ayam Khas Bengkulu Berkokok Merdu

BENGKULU, KOMPAS.com – Pameran Bengkulu Expo 2016 yang akan digelar pada 17 November 2016 hingga 21 November 2016 akan dimeriahkan dengan pameran ayam hias khas Bengkulu, ayam burgo.

“Pameran ayam burgo dalam Bengkulu Expo jelas bisa menjadi salah satu potensi wisata Bengkulu. Oleh karena itu, kita dari dinas bekerja sama dengan pecinta ayam burgo akan menampilkan ayam endemik asli Bengkulu ini,” ungkap Plt. Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu Majestika di Media Center Pemprov Bengkulu, Kamis (10/11/2016) dalam siaran persnya.

Sebelum pameran digelar, Sekda Provinsi Bengkulu Sudoto bersama Plt. Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu Majestika dan para pecinta ayam burgo bengkulu melakukan rapat koordinasi.

(BACA: Jika di Paris Ada “Gembok Cinta”, di Bengkulu Ada “Sandal Cinta”)

Rapat koordinasi digelar untuk menghasilkan sebuah pameran yang berkelas dan berkualitas. Plt. Sekda Provinsi Bengkulu Sudoto menyambut baik terkait pameran ayam endemik Bengkulu ini dalam Bengkulu Expo.

Menurutnya hal ini tentu akan memberikan warna tersendiri pada saat pelaksanaan rangkaian HUT ke-48 Provinsi Bengkulu.

“Kawan-kawan ini kita ajak untuk bereksebisi pada saat Bengkulu Expo. Nanti di bawah koordinasi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, para pecinta ayam burgo ini akan menampilkan bagaimana keunikan ayam lokal khas Bengkulu,” jelas Sudoto usai memimpin rapat koordinasi.

Seorang pecinta ayam burgo bengkulu, Sarimuda mengaku senang atas pameran ini. Pasalnya, selama ini belum ada wadah tersediri untuk menyalurkan hobi mereka.

“Kami senang adanya pameran atau festival ini. Selain bisa memperkenalkan ayam asli Bengkulu yang terkoordinir dan terorganisir dalam mendukung wisata daerah, ke depan juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan studi fakultas peternakan pihak perguruan tinggi yang ada,” ungkap Sarimuda.

Ayam burgo merupakan ayam asli Indonesia yang berkembang di Provinsi Bengkulu yakni  di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu Utara, Kepahiang, Bengkulu Selatan, dan Bengkulu Tengah.

Ayam ini berasal dari hasil persilangan antara pejantan ayam hutan merah dengan betina ayam kampong, memiliki tampilan bulu yang indah dan memiliki suara kokok yang merdu. Oleh karenanya ayam ini dijadikan sebagai ayam hias.

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2016/11/11/075300027/ayam.burgo.ayam.khas.bengkulu.berkokok.merdu.

Be the first to leave a comment. Don’t be shy.

Join the Discussion

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>