Awas Level Terparah Kerusakan AC

Jakarta, KompasOtomotif – Banyak orang menganggap ringan soal kerusakan pada komponen AC. Misalnya, kompresor yang mulai mengeluarkan bunyi kasar saat beroperasi, gejala kurang dingin, atau muncul desis halus di balik dasbor kabin. Teliti dan cek semua bagian sebelum masalah besar terjadi.

Menurut Rusdi Sopandi, pemilik bengkel Fendryss di bilangan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Senin (15/11/2016), mengenali gejala komponen AC rusak parah bisa dilakukan dengan meneliti beberapa hal.

”Paling utama adanya bunyi-bunyian kasar saat AC dinyalakan, atau saat kompresor beroperasi,” ucap Rusdi kepada KompasOtomotif.

Berikut beberapa hal yang wajib periksa saat menemukan gejala bunyi-bunyian kasar pada kompresor AC mobil:

1. Cek tekanan freon, seharusnya tak sampai kurang dari 2 kg. Saat tekanan freon sudah lemah, berarti ada kebocoran atau kerusakan pada kompresor dan bagian-bagiannya.

2. Cek kevakuman kompresor. Komponen ini seharusnya mampu memberikan tekanan agar sirkulasi freon berjalan lancar. Saat kevakuman melemah, artinya kerusakan kompresor yang lebih parah sedang mengintai.

3. Cek bearing magnetic clutch yang menempel pada kompresor. Ini yang cukup berbahaya. Jika komponen ini macet, didiamkan, akan timbul panas dan terbakar. Satu set komponen ini biasanya dipatok Rp 800.000 – Rp 1,2 jutaan.

Banyak kasus magnetic clutch terbakar karena macet, terbakar dan mengeluarkan asap yang masuk ke kabin. Usahakan agar bearing aus pada komponen ini segera diganti agar tidak macet.

”Kalau sudah terbakar, dikhawatirkan mesin mati mendadak dan ikut membakar belt yang tersambung pada mesin,” kata Rusdi.

Sumber:

http://otomotif.kompas.com/read/2016/11/14/193500315/awas.level.terparah.kerusakan.ac

Be the first to leave a comment. Don’t be shy.

Join the Discussion

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>