Apa Kabar Yamaha Byson Injeksi?

Jakarta, KompasOtomotif – Salah satu model sport yang diperjuangkan Yamaha, untuk lolos Euro 3 adalah Byson. Meluncur perdana pada bulan Juni 2015 lalu, Byson dengan mesin baru berteknologi injeksi, sukses membuat model ini kembali bergairah, setidaknya hingga akhir 2015.

Rata-rata penjualan Byson FI di 2015 (Juni-Desember) bisa terjaga di angka rata-rata 1.377 unit perbulanya. Bila ditotal secara keseluruhan (Byson lama dan injeksi) rata-ratanya 1.261 unit sepanjang tahun 2015, dengan total penjualan di tahun 2015 sebesar 15.128 unit. Walaupun jika dibanding dengan Vixion jumlahnya memang tertinggal jauh.

Setelah masuk ke tahun 2016, selama sepuluh bulan (Januari-Oktober) performa penjualan Byson tampak kembang kempis tiap bulannya, di mana cenderung mengarah kepada penurunan. Pada bulan Oktober saja, dari data distribusi Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), hanya sampai 186 unit, turun 11,43 persen dari September 2016.

Pencapaian di Oktober tersebut merupakan yang terkecil sepanjang tahun berjalan 2016. Di mana perolehan tertingginya ada pada Februari, sebesar 1.559 unit. Bisa diperhatikan pada grafik performa Byson, berikut.

Ghulam/KompasOtomotif Performa Byson sepanjang sepuluh bulan di 2016.

Mohammad Masykur, Asisten GM Pemasaran PT YIMM mengatakan, kalau pencapaian ini masih terbilang biasa saja, seperti pada data wholesales AISI. Saat ditanyakan apakah akan ada pembaharuan atau perubahan, Masykur menjawab belum ada.

“Byson performa penjualannya biasa saja, seperti dalam data AISI, dan belum ada perubahan. Byson juga masih produksi,” ujar Masykur dengan singkat kepada KompasOtomotif, Jumat (25/11/2016).

Sumber:

http://otomotif.kompas.com/read/2016/11/26/080200915/apa.kabar.yamaha.byson.injeksi.

Be the first to leave a comment. Don’t be shy.

Join the Discussion

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>