723 Perenang Bersaing Pada Kejuaraan Renang Antarklub Nasional

GRESIK, KOMPAS.com – Sebanyak 723 perenang dari 48 klub yang tersebar di lima provinsi, ambil bagian dalam kejuaraan renang Kelompok Umur (KU) antarperkumpulan Nasional Petrokimia Cup VIII 2017. Ajang ini diselenggarakan di kolam renang Petrokimia Gresik, Sabtu (1/4/2017) dan Minggu (2/4).

Para perenang putra dan putri yang berpartisipasi bersaing menjadi yang terbaik pada nomor gaya yang diperlombakan, yakni gaya bebas, punggung, kupu-kupu, dada, ganti perorangan, ganti estafet gabungan, dan gaya bebas estafet gabungan.

“Ini merupakan agenda rutin yang kami selenggarakan setiap tahun. Awalnya dari sebatas perkumpulan renang se-Jawa Timur saja, namun sejak edisi pelaksanaan kelima mulai diperluas dengan mengundang beberapa klub renang lain yang ada di Indonesia,” ujar ketua panitia Petrokimia Cup ke-VIII Eko Suroso, Sabtu (1/4).

Kali ini, selain diikuti beberapa klub renang dari Jawa Timur seperti Klub Renang Petrokimia Gresik (KRPG) selaku tuan rumah, POR Surabaya, dan Hiu Surabaya, juga terdapat beberapa klub renang dari Bandung.

Selain itu, klub renang yang turut berpatisipasi dalam hajatan ini adalah Takahide Swimming dan Telaga Biru yang sama-sama berasal dari Bali. Ada pula Tirta Sakti Tarakan dari Kalimantan Utara, serta Pontianak SC asal Kalimantan Barat.

“Tujuan diselenggarakan kejuaraan renang ini, di samping untuk menjalin persatuan dan kesatuan atlet serta klub renang, juga sebagai ajang bergengsi pencarian bakat yang nantinya diharapkan akan mampu berprestasi di tingkat internasional,” ujarnya.

Ia pun menerangkan, dalam kejuaraan ini juga akan dilakukan penilaian perenang terbaik dari KU 2000 hingga 2008 ke atas, perenang terbaik perorangan (best of the best), serta tentunya gelar sebagai juara umum bagi klub peserta.

“Mudah-mudahan dari hasil kejuaraan ini nantinya, akan muncul atlet-atlet renang berprestasi, yang dapat menembus limit waktu nasional lebih-lebih internasional. Sebab kalau hal ini tercapai, maka diharapkan akan dapat mengangkat nama Indonesia pada kejuaraan renang tingkat internasional,” harap Eko.

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik Nugroho Christijanto menuturkan tujuan event ini. Selain sebagai bentuk corporate social responsibility (CSR), juga bertujuan untuk mencari bibit perenang nasional yang bisa membanggakan Indonesia pada kancah internasional.

“Dari edisi ke edisi selanjutnya, saya melihat pelaksanaan kejuaraan Petrokimia Cup terus meningkat kualitasnya. Sebab dalam kejuaraan ini juga diikuti beberapa perenang nasional, yang turut mengatrol kualitas perlombaan,” kata Nugroho.

Selain Nurul Fajar Fitriyati yang merupakan salah satu perenang andalan tuan rumah dalam mendulang medali, label perenang nasional juga tersemat pada Adinda Larasati asal klub renang Hiu Surabaya, yang juga bakal berlaga dalam perlombaan kali ini.

“Saya kira ini bagus untuk meningkatkan jam terbang para perenang, khususnya bagi para perenang muda. Saya juga yakin, dengan kerja keras mudah-mudahan kami akan kembali bisa mempertahankan gelar sebagai juara umum,” tambah Nugroho.

Dalam edisi-edisi perlombaan sebelumnya, KRPG memang terlihat mendominasi dalam setiap kejuaraan dengan selalu keluar sebagai juara umum sampai dengan edisi ketujuh. Dan target ini pula yang ingin kembali diraih, dalam kejuaraan edisi kedelapan kali ini.

Sumber:

http://olahraga.kompas.com/read/2017/04/01/20185851/723.perenang.bersaing.pada.kejuaraan.renang.antarklub.nasional

Be the first to leave a comment. Don’t be shy.

Join the Discussion

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>